Pilihan Sawit TP Rachmat

 

InfoSAWIT, JAKARTA - Mengawali karir diperusahaan miliki pamannya bukanlah perkara mudah, lantaran TP Rachmat kala itu mesti merasakan menjadi sales di Astra, tanpa ada pembedaan dengan para karyawan lainnya guna melakukan penjualan produk-produk Astra. Di usianya yang mencapai 25 tahun kala itu, TP Rachmat memulai karirnya sampai berhasil lulus menjadi karyawan Astra angkatan ke 15.

 

Rupanya nasib mujur acap menghampiri TP Rachmat, tahun 1972, dia dipercaya untuk memulai pekerjaannya mengelola United Tractors (anak perusahaan Astra yang bergerak di bidang alat berat).

 

Secara bersamaan, selang beberapa tahun setelah mengelola United Tractors, dirinya bersama sepupunya Edwin Soeryadjaya, memulai bisnis baru membangun Triputra Group. Perusahaan yang bergerak di beberapa sektor usaha seperti karet olahan, batubara, perdagangan, manufakturing, agribisnis, dealership motor dan logistik.

 

Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa

 

Dalam rangka menyambung tali silaturahmi kepada masyarakat dan juga para pengurus Masjid di DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) bekerjasama dengan PT Triputra Agro Persada (TAP) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengadakan acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Kantor Pimpinan Pusat DMI di Jalan Surabaya 1, Menteng Jakarta pada hari Selasa, 28 Mei 2019.

 

Pada acara ini, DMI, TAP, BPJS Kesehatan menyalurkan bantuan zakat, infak dan sedekah kepada 500 anak yatim piatu dan kaum Dhuafa. Pemberian santunan secara simbolis diberikan oleh Bapak Toddy M. Sugoto bersama Sekretaris Jenderal DMI H. Imam Addaruqutni dan Perwakilan dari BPJS Kesehatan kepada beberapa perwakilan anak-anak yatim dan kaum Dhuafa.

 

Dari TP Rachmat ke Arif P Rachmat, Sebuah Regenerasi


Penulis memakai baju putih, Keempat dari Kiri bawah

 

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Nasihin Masha, Mantan Pemred Republika

 

Upaya regenerasi keluarga TP Rachmat sedang menapak jalan yang benar.

Sudah tujuh tahun TP Rachmat mengadakan buka puasa bersama dengan sejumlah wartawan senior, seperti Karni Ilyas, Suryopratomo, Asro Kamal Rokan, Kemal E Gani, dan lain-lain. Saya termasuk beruntung selalu diundang, walau tak selalu bisa hadir.

 

Berbeda dengan buka puasa dengan yang lain-lain, TP Rachmat selalu menyelenggarakannya dengan cara sederhana. Cukup menyewa sebuah ruangan yang kecil di sebuah hotel. Tak ada pangggung. Hanya ada meja dan hidangan makanan.

 

Di awal-awal diadakan di Hotel Mandarin, tapi kemudian beralih di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan. Semuanya di Jakarta. Setelah berbuka dan solat Maghrib, acara ditutup dengan pidato oleh TP Rachmat, lalu diakhiri dengan foto bersama.

 

Kalau Ada 1.000 Teddy P. Rachmat, Indonesia Akan Tambah Maju

 

WE Online, Jakarta -Salah satu pengusaha yang paling beruntung di Indonesia, mungkin Tedy P. Rachmat (TPR). Pemilik Triputra Group ini memiliki putra mahkota yang muda dan handal, Arif P. Rachmat. Dalam acara berbuka bersama dengan para pemimpin redaksi di Jakarta belum lama ini, pidato Arif cukup memukau hadirin. “Beliau tidak kalah dengan Bapaknya,” ujar salah seorang direktur Triputra Group.

 

“Dua tahun lalu saya mendapatkan pengalaman tak terlupakan, yakni saat Tomy Suryopratomo (Dirut Metro TV – Red.) mengatakan bahwa Indonesia akan bertambah maju kalau memiliki 1.000 Teddy P. Rachmat,” ujarnya. Di mata Arif, ayahnya bukan hanya tokoh bisnis sensasional, tapi juga turut mendidik bangsa.

 

Menurut Arif, dia berjanji akan melanjutkan values yang sudah ditetapkan oleh TPR dalam mengembangkan Triputra Group.

 

“Dengan adanya disrupsi teknologi, maka values yang ditanamkan TPR semakin penting,” lanjutnya.

 

TP Rachmat: Indonesia Perlu Belajar dari Vietnam

 

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia perlu belajar dari Vietnam, negara dengan laju pertumbuhan ekonomi 7% setahun. Dengan laju pertumbuhan ekonomi 5% selama lima tahun terakhir, Indonesia sebaiknya melakukan introspeksi.

 

"Kalau hotel Vietnam lebih laris dibanding hotel Indonesia, kita mestinya introspeksi diri, kenapa berbeda," kata Founder dan Chairman Triputra Group Theodore Parmadi Rachmat pada acara buka puasa bersama para pemiimpin redaksi media massa di Hotel Ritz Carlton, Rabu (15/5/2019). Hadir pada acara ini, Preskom PT Triputra Agro Persada Arif Patrick Rachmat dan sejumlah eksekutif Triputra Group.

 

Tingginya laju pertumbuhan ekonomi Vietnam, kata TP Rachmat, antara lain disebabkan oleh derasnya investasi ke negeri yang terlibat perang dengan AS selama 1957 hingga 1975 itu. Dengan perbaikan investasi, Vietnam mampu bertumbuh 8% selama dekade 2000-an -dan dalam lima tahun terakhir bertumbuh 6,2%.

 

Perlu Pembangunan Nilai di Era Teknologi

 

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan nilai-nilai sangat penting di era teknologi. Ibarat pisau, teknologi bisa digunakan untuk berbagai hal yang bermanfaat, tetapi bisa juga untuk hal negatif. Karena itu, pendidikan nilai-nilai perlu menjadi perhatian, termasuk media massa.

 

"Agar teknologi tidak dimanfaatkan untuk tujuan buruk, pendidikan nilai-nilai menjadi sangat penting," kata Preskom PT Triputra Agro Persada (TAP) Arif Patrick Rachmat pada acara buka puasa bersama dengan para pemimpin media massa di Jakarta, Rabu (15/5/2019). Kemajuan teknologi yang begitu dahsyat perlu diimbangi oleh pembangunan nilai-nilai agar teknologi dimanfaatkan untuk kemajuan peradaban manusia.

 

Penanaman Perdana Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Plasma Koperasi Unit Desa Akso Dano Binaan PT Brahma Binabakti

Foto Bersama : Branch Manager Bank Syariah Mandiri Area Jambi, Hermansyah (Kedua dari Kiri), Wakil Direktur BBB, Johnny Kurniawan (Keempat dari Kiri), Sekretaris Daerah Muaro Jambi, M. Fadil Arief (Kelima dari Kiri), Ketua KUD Akso Dano, Amrullah (Keempat dari Kanan), Camat Sekernan, Kemas Ismail (Ketiga dari Kanan) dan Petani Plasma, H Iskandar (Kedua dari Kanan)

 

SIARAN PERS

 

Muaro Jambi, 3 Mei 2019 - PT Brahma Binabakti (BBB), yang merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Triputra Agro Persada (TAP), hari ini melakukan penanaman perdana untuk peremajaan kebun kelapa sawit plasma Koperasi Unit Desa (KUD) Akso Dano, yang merupakan mitra binaan BBB sejak tahun 1994. Kegiatan ini merupakan tahap awal program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Plasma Kemitraan (Program Peremajaan) yang di lakukan di Area Plasma BBB di Desa Suko Awin Jaya, Sekernan, Muaro Jambi, Jambi.

 

Arif Patrick Rachmat, Terapkan Teknologi Pendukung Produktivitas Pangan


Arif Patrick Rachmat, Komisaris Utama PT Triputra Agro Persada

 

Agar Indonesia semakin kuat di bidang ketahanan pangan, produktivitas petani harus ditingkatkan. Rantai pasok dari petani sampai meja konsumen harus ditekan seefisien mungkin. Dan, pertanian di Indonesia juga harus sudah memanfaatkan teknologi seperti drone, barcoding, dan sensor agar lebih maju dan berdaya guna. Pemikiran inilah yang mendorong Arif Patrick Rachmat, putra kedua Theodore Permadi Rachmat (Teddy) bergelut di industri agrobisnis, sekaligus menjalankan tugas yang diberikan ayahandanya.

 

Di bawah bendera PT Triputra Agro Persada (TAP), Arif menjabat sebagai komisaris utama.
“TAP lahir tahun 2005, sekitar empat bulan setelah saya membantu Ario (Christian Ariano Rachmat) mewujudkan proses leverage buy out Triputra untukjoin ke Adaro Energy,” kata Arif. Ia membantu usaha sang kakak, Ario, yang terlebih dahulu bergabung dengan Adaro Eenergy.

 

Arif Rachmat Berbicara Dalam Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition 2019 di Kuala Lumpur

 

Komisaris Utama PT. Triputra Agro Persada, Bapak Arif P. Rachmat memberikan presentasi berjudul Palm Oil 2018-2019, A Defining Moment For Long-Term Sustainability And Price di acara Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC 2019) di Kuala Lumpur, Malaysia, 6 Maret 2019.

 

Dalam presentasinya, Bapak Arif optimis bahwa di tahun 2019 ini harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) akan membaik hingga 5 tahun mendatang. Beliau juga mengatakan bahwa untuk tahun ini harga CPO akan berkisar US$550 hingga US$600 per ton.

 

POC 2019 merupakan Konferensi tahunan yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan menampilkan para pembicara yang memiliki reputasi baik di bidangnya dan dihadiri oleh peserta dari 50 negara. Konferensi ini diselenggarakan oleh Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) dengan tema tahun ini “Manage Uncertainties, Harvest Global Opportunities.”

 

PT Triputra Agro Persada Bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara, Afiliasi Lokal dari The Nature Conservancy , Meluncurkan Gerakan Bersama untuk Mencegah Karhutla Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa

 

PT Triputra Agro Persada (TAP) bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) yang merupakan afiliasi lokal dari The Nature Conservancy (TNC), resmi meluncurkan sebuah gerakan bersama untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui pendekatan komunitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan mengusung tema “Empowering Community for Our Future” atau ”Memberdayakan Komunitas untuk Masa Depan Kita”, kegiatan ini diselenggarakan Hari Senin, 18 Maret 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta.

 

Gerakan ini diinisiasi oleh Arif P. Rachmat, Komisaris Utama TAP, yang juga menjabat sebagai Board of Trustees The Nature Conservancy (TNC). Dalam acara ini, hadir sebanyak kurang lebih 50 perusahaan dan institusi, yang terdiri dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, perusahaan pertambangan, Perusahaan Hutan Tanam Industri (PHTI) di wilayah Kalimantan Timur, asosiasi, perusahaan investasi dan pimpinan media.