Agro Digital Itu Berat, Tapi Kesempatannya Besar



Petani membajak sawah di area persawahan Kretek, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (16/3). Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berusaha mengoptimalkan program intensifikasi pertanian untuk mengurangi penyusutan lahan karena alih fungsi lahan perta ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

 

“Butuh banyak orang untuk mendampingi petani-petani. Kemampuan keterampilan di teknologi pertanian itu tidak gampang.”

 

Sayap bisnis Triputra Group terus berkembang. Tahun lalu, misalnya, Triputra masuk sektor pengolahan makanan. Menggunakan bendera PT Sumber Cassava Indonesia (SCI), mereka memproduksi dan mengembangkan produk turunan singkong di Padalarang, Jawa Barat. SCI membidik, di antaranya, produk substitusi tepung terigu yang terbuat dari gandum.

 

Berbisnis dan Berkontribusi untuk Negara



 

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Lama tinggal di luar negeri bukan berarti melupakan tanah kelahiran. Meski sudah tinggal di Amerika Serikat sekitar 15 tahun, keinginan untuk pulang tetap ada. Dari awal tinggal di Amerika, saya sudah memiliki tekad untuk kembali ke Indonesia. Sekitar tahun 2005, saya kembali ke Indonesia. Dalam hati kecil, muncul pertanyaan, apa yang bisa saya kontribusikan untuk Indonesia?

 

Di luar negeri, banyak sekali ilmu yang ditimba. Banyak amunisi yang diperoleh sewaktu bekerja di luar negeri. Seperti yang pernah dikatakan oleh Pak Teddy (TP Rachmat, yang juga ayah dari Arif Rahmat), operational skill dan strategic skill harus dapat dikuasai. Selain diajarkan sang ayah, keahlian tersebut juga diperoleh saat bekerja di General Electric (GE) di Amerika.

 

Arif Rachmat sebagai Moderator dalam Panel Diskusi Jakarta Food Security Summit (JFSS) – 4 di Jakarta



 

((Kiri-Kanan) Head of Asia Pacific at Bayer Crop Science Jens Hartmann, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro; Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo, Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM Muhammad Taufik; Founder & CEO Triputra Agro Persada Group Arif Rachmat sebagai moderator Panel Diskusi–4 tentang Pemberdayaan Pertanian melalui Pembiayaan, Pendampingan dan Teknologi, dalam Jakarta Food Security Summit – 4 (JFSS-4) di Jakarta Convention Center, 9 Maret 2018

 

Sekolah Vokasi UGM dan Triputra Agro Persada Teken MoU Kerjasama Pendidikan




Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto (kiri) dan Managing Director Triputra Argo Persada Sutedjo Halim (kanan) berjabat tangan usai penandatanganan MoU, Rabu (28/03/2018

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) lakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Triputra Argo Persada.
Penandatanganan dilakukan pada Rabu (28/03/2018) di Hall Perpustakaan Sekolah Vokasi UGM, Bulaksumur, Sleman.

 

Menurut Dekan Sekolah Vokasi UGM, Wikan Sakarinto, MoU ini berisi tentang kerjasama pendidikan magang serta pengiriman tenaga pengajar dari Triputra Argo Persada.

 

"Mahasiswa yang magang nantinya bisa berpeluang untuk bekerja di perusahaan yang bersangkutan," ujar Wikan usai acara penandatanganan.

 

Ke depan, Wikan juga berharap ada kerjasama yang lebih luas dengan grup utama Triputra di berbagai bidang. Salah satunya adalah pengembangan teaching industry di Sekolah Vokasi UGM.

 

Triputra Agro Persada komitmen cegah karhutla




Tim Kesiapsiagaan tanggap Darurat Kebakaran (TKTD) PT TAP Group saat mengikuti
pelatihan pencegahan kebakaran di Markas Manggala Agni Daops Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

 

Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - PT Triputra Agro Persada (TAP) menyatakan komitmennya untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah operasionalnya.

 

Managing Director for Upstream TAP Group Tjandra Karya Hermanto melalui keterangan tertulis yang diterima di Kuala Pembuang, Minggu menyatakan, sebagai bentuk komitmen tersebut PT TAP telah mengadakan pelatihan pencegahan karhutla bagi seluruh anak perusahaan TAP Group dari Region Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur serta Jambi.

 

"Pelatihan kita adakan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kalteng," katanya.

 

Arif Rachmat Pembicara dalam “Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC)” 2018 di Kuala Lumpur



 

(Kiri-Kanan) Chairman LMC International Ltd. Dr James Fry, CEO Westbury Group Rasheed Janmohammed, Founder dan CEO Triputra Agro Persada Group Arif Rachmat, Executive Director ISTA GmbH (Oil World) Thomas Mielke, CEO Malaysian Palm Oil Council YBhg Datuk Dr Kalyana Sundram.
Arif Rachmat presentasi mengenai “CPO Price Outlook : A Practitioner’s View of the Market and Indonesia’s Policies & Implementations”, dalam acara Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC) di Kuala Lumpur, 7 Maret 2018

 

TAP Group, Kuala Lumpur – Arif Rachmat, Founder dan CEO Triputra Agro Persada Group (TAP Group) presentasi “Pandangan Harga CPO : Pandangan Praktisi tentang Pasar dan Kebijakan Indonesia & Penerapan” dalam Acara Palm and Lauric Oils Price Outlook Conference & Exhibition (POC) di Kuala Lumpur, 7 Maret 2018.

 

NIHIL KECELAKAAN KERJA, GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH MEMBERIKAN PENGHARGAAN KEPADA PT. FIRST LAMANDAU TIMBER INTERNATIONAL (TRIPUTRA AGRO PERSADA GROUP)



Piagam Penghargaan diterima oleh Mill Manager PT FLTI Roni Ihsan (kedua dari kanan).

 

TAP Group, Palangkaraya – Penyerahan penghargaan Zero Accident Tahun 2017 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah kepada PT First Lamandau Timber International (FLTI) yang merupakan entitas anak dari Triputra Agro Persada Group (TAP Group) dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 28 Februari 2018.

 

Penghargaan ini diberikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Said Ismail pada Upacara Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Kalimantan Tengah di Lapangan Sepakbola Markas Korem 102 Panju Panjung.

 

Penghargaan ini diberikan atas prestasi FLTI yang telah berhasil menerapkan norma & program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tempat kerjanya sehingga mencapai nihil kecelakaan kerja. Penghargaan ini dapat diterima berkat komitmen dan dukungan dari pimpinan kerja dan seluruh karyawan.

 

PENGHARGAAAN MOST ADMIRED CEO 2017



 

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution (tengah) menyerahkan penghargaan kepada CEO Triputra Agro Persada (TAP) Group Arif Rachmat (kiri) sebagai Sociable CEO, disaksikan Founder Warta Ekonomi Fadel Muhammad (kanan) pada penghargaan Most Admired CEO 2017 versi Warta Ekonomi di Jakarta, Jumat (8/12). Penghargaan Sociable CEO diberikan berdasarkan hasil responden yang menilai Arif Rachmat sebagai CEO yang paling berjiwa dan berwawasan sosial serta dekat dengan karyawan. Pada 2016 Arif Rachmat juga mendapat award Warta Ekonomi sebagai Most Admire CEO sektor Agribisnis. ANTARA FOTO/Hans/Spt/17

 

Link : www.antarafoto.com

Gunakan Teknologi Digital untuk Tingkatkan Produktivitas



 

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Fenomena disrupsi bisa jadi tidak secara langsung memberikan dampak pada bisnis perkebunan sawit. Namun demikian, penggunakaan teknologi digital dalam industri ini tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

 

Chief Executive Officer (CEO) Triputra Agro Persada Arif P Rachmat mengatakan masifnya perkembangan teknologi digital yang menyentuh berbagai sektor harus segera diikuti. Menurutnya, penggunaan teknologi digital dilakukan untuk memberikan nilai tambah dalam industri sawit, seperti meningkatkan produktivitas.

 

Di Triputra Agro Persada sendiri, lanjut Arif, penggunaan teknologi digital yang mulai diterapkan seperti penggunaan drone, sophisticated sensors camera, smartphone, barcoding system, dan penggunaan sistem online dalam setiap transaksi internal. Menurutnya, semua digitalisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas.